Minggu, 08 September 2019

Raib?

Ku mengadu pada Ibu Pertiwi
Kala kata tak dapat terucap
Kala ku tak dapat meniti
Kala badan masih tertancap

Pribumi kian hilang disantap
Tak peduli laranya Ibu Pertiwi menatap
Api asing menyulut dadap
Balad Ibu Pertiwi hampir lenyap

Kini Ibu pertiwi merintih
Lula badan menyerang perih
Duka kian membuncah
Tak dapat abdi mencegah

-Kota Ukir 18'
Ms. K

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sauh

Hati terasa kosong sekali, Berulang kali aku memohon petunjuk pada-Ilahi. Aku bingung menentukan segala arah, Bila hanya keputusanku yang...