Sabtu, 08 Agustus 2026

Sunyi yang Teduh

Tanpa menaruh hati, tanpa mengagumi, dan tanpa menanti siapa pun. 


Hati ini terasa begitu teduh, pasrah penuh pada Sang Pencipta.


Kesendirian ini memang sepi, namun justru menghadirkan kedamaian yang belum pernah ada. 


Tak ada ketakutan, tak ada rekaan tentang akhir dari perjalanan ini.


Bila saatnya tiba, semoga takdir mempertemukanku dengan orang  yang tepat.


Untukmu yang masih rahasia, semoga Allah menjagamu. Biarkan aku memantaskan diri terlebih dahulu.

Menghapusmu dari Ruang Sunyi

Biarkan aku di sini dulu,

menyapu nama-nama dari ingatan,

termasuk hangatmu

yang hanya singgah di permukaan.


Kau tahu apa yang tampak kutunggu,

Namun tidak tahu bahwa di relung terdalam

ada gelisah yang selalu mengetuk

setiap kali kau mencoba masuk lebih jauh.


Ada sebuah ruang yang tak lagi ku buka,

yang pintunya terkunci

sejak ia pergi untuk selamanya.


Maafkan aku yang pernah berpura-pura menyukaimu 

Kebohongan itu adalah bisik yang menyiksa.


Kini, setelah jarak menjadi kita,

aku menemukan legaku yang sederhana.


Senin, 16 Maret 2026

Sauh



Hati terasa kosong sekali,

Berulang kali aku memohon petunjuk pada-Ilahi.

Aku bingung menentukan segala arah,

Bila hanya keputusanku yang jadi sejarah.


Ada rasa berat yang menghimpit dada,

Tak percaya pada siapa pun, bahkan diri sendiri pun tak ada.

Kupikir aku sudah cukup egois,

Ternyata aku salah, dugaanku menangis.


Aku terlalu takut untuk melangkah,

Membuat keputusan yang akhirnya salah.

Tentu aku tak bisa menentukan sendiri,

Aku butuh petunjuk-Nya setiap hari.


Tanpa-Nya, banyak pilihanku yang meleset,

Membuat hatiku gelisah dan kalut yang awet.

Ketakutan selalu datang sebelum doa,

Namun dengan-Nya, langkahku tak lagi hampa.


Aku berlindung dari ketidakadilan manusia,

Dan segala makhluk ciptaan-Nya yang fana.

Itulah yang membuatku lebih tenang,

Menjalani hidup sebagai manusia yang menang.


Jumat, 24 Februari 2023

Hati Hitam

 Hitam

Lentera itu masih padam

Malam pekat menemani

Hati kosong dan gelap

Hati gelisah membucah


Hari ini ia bercerita

Dengarkanlah!

Tentang telaga suci

Dekat pusara ayah kami


Katanya dengan  gusar

Tubuh dipenuhi lumpur

Kami kotor dan hitam

Mandilah disitu suruhnya


Aku bertanya- tanya

Mengapa?

Ada apa harus kesana?


Ia menjawab perintah

Bersihkan hati hitammu

Lalu pergi tanpa tanda

Apa itu?

Rabu, 19 Oktober 2022

Hilang

 Tatkala malamku datang

Langit malam tanpa bintang

Bulan pun enggan datang


Sayup- sayup nyanyian riang -riang 


Dingin merasuk hingga tulang


Malamku selalu teringat dikau sayang


Aku menunggumu namun kau tak datang


Kau  pergi tuk selamanya sayang


Meninggalkan sejuta kenangan yang terbayang


Satu tahun kepergianmu terhitung 


Ingin ku putar waktu bersamamu sayang 


lalu kupersembahkan senyum cerah benderang


Dan ku genggam erat tanganmu sayang 


Namun bagaimana itu mungkin? Kau tlah hilang


Aku tak mencari penggantimu sayang


Tanpamu aku sedih dan murung


Kau sudah menghilang 


Menghilang tuk slamanya sayang


Selamat tinggal sayang



Selasa, 11 Oktober 2022

Hujan di Langit yang Cerah

 Kala itu hujan mengguyur lebat

Aku melihatnya disebalik jendela 

Ditemani si kecil yang mengintil

Melihat langit cerah namun hujan 

Lihatlah hujan di bulan Desember 

Di balik jendelamu pula kawan 

Apakah dikau melihat pelangi?

Itu seperti menangis kawan

namun tersenyum manis 

Menangis namun bahagia 

Hari itu segera tiba 

Namun ia tidak tiba

Ia hanya bilang seperti ini

“Aku bahagia untukmu nak!”

Titik. 

Jumat, 07 Oktober 2022

Shollu Alan- Nabi

Dikau keindahan yang tak pernah dapat kulukiskan 

keajaiban yang teramat indah 


Keagungan yang terlahir di bumi

 

Dikau Manusia sempurna 


O Nabi Muhammad 


Dikau amat mencintai umat Mu 


Dengan segala ketulusan hati 


Dikau isi hati ini dengan cahaya cinta


O Nabi Muhammad 


Dengan bersolawat menyebut Dikau


Doaku dapat terkabul


O Nabi Muhammad 


Berilah syafaat untuk kami

Selasa, 04 Oktober 2022

Good Bye?

Midnight I listened to his melodies voice that I made hundreds of times


I think  every day tomorrow it's Friday

But it turns out that today is still Tuesday


I feel baby blues

But I haven't given birth yet


They thought I was walking alone

But there was always a shadow that followed me


I didn't love him but sometimes I could love him sincerely

It felt like something was shackling my heart


I just wanted something new

And leaving my shadow immediately


Forgive me the selfish me 

I'll say goodbye to him soon.

Sunyi yang Teduh

Tanpa menaruh hati, tanpa mengagumi, dan tanpa menanti siapa pun.  Hati ini terasa begitu teduh, pasrah penuh pada Sang Pencipta. Kesendiria...